SUBANG,JABAR| Pelindungnegeri my.id-
Jumat, 22 Januari 2026 menjadi momentum penting sekaligus bersejarah bagi Rajim, S.Pd.I., Kepala SDN Mekarwangi, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang. Ia resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Tambakdahan, menggantikan Nina, S.Pd., yang telah menyelesaikan masa jabatannya.
Dalam proses pemilihan yang berlangsung demokratis, Rajim meraih dukungan terbanyak dengan 120 suara, unggul tipis lima suara dari kandidat lainnya, Ahmad, S.Pd., yang memperoleh 115 suara. Hasil tersebut mencerminkan besarnya kepercayaan anggota terhadap sosok Rajim untuk memimpin organisasi profesi guru di wilayah tersebut.
Saat ditemui Pelindungnegeri.my.id di ruang kerjanya, Selasa (3/2/2026), Rajim menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh guru yang telah berpartisipasi dalam pemilihan.
“Saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Bagi saya, tidak ada perbedaan antara yang memilih maupun yang belum memilih. Kita semua tetap satu keluarga besar PGRI. Kebersamaan dan kekompakan adalah kekuatan utama organisasi ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, kepemimpinannya akan mengedepankan prinsip merangkul, mendengar, dan bermusyawarah. Menurutnya, soliditas antar anggota menjadi tonggak utama keberhasilan PGRI dalam memperjuangkan aspirasi guru serta meningkatkan mutu pendidikan.
Rajim berkomitmen melanjutkan program-program positif yang telah berjalan, sembari membuka ruang evaluasi dan pembaruan secara bersama-sama. Setiap kebijakan, termasuk perubahan dalam struktur maupun program kerja, akan dibahas melalui musyawarah demi menjaga persatuan.
“PGRI tidak bisa maju jika berjalan sendiri-sendiri. Kita harus solid, saling mendukung, dan bergerak bersama. Insya Allah dengan kekompakan, PGRI Tambakdahan akan lebih kuat dan semakin maju,” tegasnya.
Dengan semangat kepemimpinan yang inklusif dan berlandaskan kebersamaan, Rajim diharapkan mampu membawa PGRI Tambakdahan menjadi organisasi yang semakin profesional, solid, dan bermanfaat bagi seluruh guru.
Reporter: Suherdi Arab
