pelindungnegeri.my.id,Batam – Gubernur NTT mengakui kegagalan pemerintah daerah dalam menjalankan program-program sosial dan pendidikan di provinsi tersebut. Pernyataan ini muncul setelah serangkaian kasus yang menunjukkan bahwa program-program yang dimaksudkan untuk membantu masyarakat miskin dan meningkatkan kualitas pendidikan di NTT ternyata tidak berjalan efektif.
Pastikan Bus Layak Jalan, Kanit Kamsel Satlantas Pekalongan Pimpin ‘Ramp Check’ di Garasi Bus
Salah satu contoh yang paling mencolok adalah masih adanya sekolah-sekolah negeri yang memungut biaya SPP dari siswa setiap bulan, padahal sekolah negeri seharusnya gratis. Hal ini menunjukkan bahwa ada kesalahan dalam implementasi program pendidikan di NTT.
Dion Hadi Langoday, warga Batam asal NTT, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah daerah yang gagal menjalankan program-program sosial dan pendidikan. “Kami malu dengan keadaan ini. Pemerintah daerah harus bertanggung jawab dan segera mengambil tindakan untuk memperbaiki keadaan,” katanya.
Pemerintah pusat diminta untuk segera menindaklanjuti kasus ini dan memastikan bahwa program-program sosial dan pendidikan di NTT berjalan efektif. “Kami berharap pemerintah pusat dapat membantu kami dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sosial di NTT,” kata Dion.
Kasus ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat NTT. Pemerintah daerah dan pusat harus bekerja sama untuk memastikan bahwa program-program sosial dan pendidikan berjalan efektif dan dapat membantu masyarakat miskin.
Editor : Dedek.W

