Februari 26, 2026

Kasdam XIII/Merdeka Pimpin Pelantikan 509 Prajurit Tamtama, TNI AD Tegaskan Komitmen Menjaga Kedaulatan NKRI

 

BITUNG, Sulawesi Utara — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kembali memperkuat barisan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebanyak 509 Prajurit Tamtama Infanteri resmi dilantik dalam Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri Gelombang III Tahun Anggaran 2025 yang dipimpin langsung Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, S.E., M.Si., di Lapangan Hitam Secata Rindam XIII/Merdeka, Kota Bitung, Rabu (4/2/2026).

Upacara berlangsung khidmat, penuh semangat nasionalisme, serta mencerminkan tekad kuat TNI AD dalam mencetak prajurit-prajurit tangguh, berkarakter, dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara. Para prajurit yang sebelumnya menjalani pendidikan dasar kemiliteran selama dua bulan tersebut resmi menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada).

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang dibacakan Kasdam XIII/Merdeka, ditegaskan bahwa pendidikan Dikmata merupakan fondasi utama pembentukan prajurit TNI AD yang profesional, berdisiplin tinggi, serta memiliki loyalitas tanpa batas kepada NKRI berdasarkan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

  • > “Keberhasilan para prajurit menyelesaikan pendidikan ini merupakan bukti kesiapan untuk mengemban tugas negara. Ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal pengabdian panjang dalam menjaga keutuhan wilayah dan kedaulatan bangsa,” tegas Kasdam XIII/Merdeka.

Kasdam XIII/Merdeka menekankan bahwa prajurit Tamtama TNI AD harus senantiasa menjunjung tinggi kehormatan diri dan satuan, meningkatkan profesionalisme, memegang teguh Delapan Wajib TNI, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum dan disiplin. Prajurit TNI AD juga dituntut untuk selalu hadir di tengah rakyat sebagai tentara pejuang, tentara rakyat, dan tentara nasional.

Rangkaian upacara diawali dengan kedatangan Kasdam XIII/Merdeka yang disambut Komandan Secata Rindam XIII/Merdeka Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin, S.I.P., M.H.I., M.Sc., dilanjutkan dengan penutupan pendidikan, penanggalan tanda prajurit siswa, pelantikan tamtama, pengambilan sumpah prajurit, penyerahan ijazah, pengalungan medali, serta penandatanganan berita acara sumpah.

Upacara ditutup dengan Mars Kodam XIII/Merdeka dan yel-yel mantan prajurit siswa yang menggema sebagai simbol semangat juang, kebanggaan, dan tekad pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kegiatan ini turut dihadiri Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei, Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Agus Wahyudi Irianto, Wadanrindam XIII/Merdeka Kolonel Inf Richard Harison, unsur Forkopimda, perwakilan TNI-Polri, pemerintah daerah, serta keluarga prajurit, dengan total undangan sekitar 700 orang.

Sementara itu, Komandan Secata Rindam XIII/Merdeka menegaskan bahwa para prajurit yang dilantik, termasuk yang berasal dari latar belakang keluarga kurang mampu dan yatim piatu, merupakan bukti nyata bahwa semangat pengabdian dan jiwa juang tidak mengenal keterbatasan.

  • > “Mereka adalah generasi penerus TNI Angkatan Darat yang diharapkan mampu menjalankan tugas negara dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan loyalitas tinggi kepada NKRI,” ujarnya.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama keluarga prajurit. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar.

(Harto)

Berita Terkait