Cianjur,JABAR,Pelindungnegeri.my.id-
Nasib nahas menimpa Abdul Qudus (24), seorang kurir paket yang dikeroyok sekelompok orang di Kampung Cinangka, Desa Mekarmulya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur, Kamis (29/1/2025). Korban mengalami luka robek serius di bagian kepala akibat pengeroyokan yang dipicu kesalahpahaman sistem pembayaran cash on delivery (COD).
Rekan korban, Muhammad Aang (26), menuturkan kejadian bermula saat Abdul mengantarkan paket pada Rabu (28/1/2024). Karena pemesan tidak berada di rumah, transaksi gagal dilakukan. Korban kemudian memberi saran agar kejadian serupa tidak terulang.
“Karena tidak ada di rumah (pemasan paket), teman saya mengingatkan agar lain kali uang untuk bayar paketnya dititip ke yang ada di rumah, sehingga transaksi bisa dilakukan meskipun pemesan sedang tidak ada,” kata dia, Kamis (29/1/2026).
Namun, ucapan tersebut disalahartikan. Pelaku yang tersinggung kemudian menghadang korban bersama empat kerabatnya.
“Jadi perkataan teman saya yang mengingatkan agar uang disiapkan atau dititipkan itu malah disalahartikan. Sehingga tadi saat teman saya mengantarkan paket ke rumah yang dekat dengan tempat tinggal pelaku pun langsung dihampiri pelaku dan empat saudaranya,”Korban langsung dipukuli saat masih berada di atas sepeda motor.
“Korban masih di atas motor yang penuh dengan paket. Tiba-tiba langsung dipukuli. Sampai ada luka robek di kepala. Sehingga korban bersimbah darah. Bahkan darahnya bercucuran ke paket yang disimpan di depan jok sepeda motornya,”
Korban berhasil melarikan diri ke gudang paket dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
“Kebetulan saya masih di gudang, mau berangkat antar paket. Tapi tidak jadi karena lihat teman saya bersimbah darah. Setelah kepalanya diperban, kami langsung bawa korban ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut dan visum,” jelasnya.
Saat ini korban masih menjalani perawatan. Pihak kepolisian mulai melakukan penyelidikan.
“Kami masih tunggu laporan resmi. Tapi anggota sudah berangkat ke lokasi kejadian untuk meminta keterangan dari saksi-saksi,” pungkas Kapolsek Tanggeung AKP Dedi Suryaman.
( Hdi. S )

