PelindungNegeri.my.id | MANDAILING NATAL-Kegiatan Perkemahan Sabtu–Minggu (Persami) MAN 4 Mandailing Natal resmi ditutup melalui upacara penutupan yang berlangsung khidmat, tertib, dan sarat makna kepramukaan, Minggu (01/02/2026).
Upacara ini menjadi momen puncak sekaligus prosesi pelantikan Pramuka Penegak Bantara, yang menandai peningkatan jenjang serta kematangan karakter para peserta setelah mengikuti rangkaian kegiatan pembinaan selama Persami.
Bertindak sebagai Pemimpin Upacara, Ali Usman memimpin jalannya prosesi dengan penuh tanggung jawab. Sementara itu, Kakak Ahmad Pausi Nasution, S.H hadir langsung sebagai Pembina Upacara sekaligus memimpin pelantikan.
Dalam amanatnya, Pembina menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Pramuka yang akan dilantik. Sebelum prosesi dimulai, ia mengajukan beberapa pertanyaan sebagai bentuk komitmen, di antaranya kesiapan untuk dilantik serta kesediaan menaati AD/ART dan nilai-nilai kepramukaan. Setelah dijawab dengan tegas oleh para peserta, pelantikan dilaksanakan melalui pemasangan kacu dan penyematan tanda Bantara.
Pembina juga berpesan agar para Pramuka yang telah dilantik mampu mengamalkan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari, menunjukkan sikap yang lebih dewasa, disiplin, serta menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Upacara turut didampingi Ajudan Upacara Muhammad Ajreal yang memastikan seluruh rangkaian berjalan tertib sesuai tata upacara. Acara dipandu dengan runtut oleh MC Novia Tri Purnama, sementara doa dipimpin Mhd. Fathan sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar ilmu dan pengalaman selama Persami menjadi bekal berharga bagi para peserta.
Suasana semakin semarak saat dirigen Zaskia Aini Ritonga memimpin lagu-lagu kepramukaan dan kebangsaan dengan penuh semangat. Petugas pembawa bendera serta unsur undangan dari DKR turut menambah kekhidmatan jalannya upacara.
Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi sakral pemasangan kacu dan tanda Bantara kepada peserta yang telah memenuhi syarat kecakapan umum. Momen ini menjadi simbol pengukuhan sekaligus penegasan komitmen untuk tumbuh sebagai Pramuka Penegak yang tangguh, berjiwa pemimpin, dan siap mengabdi.
Dengan berakhirnya Persami, diharapkan Pramuka MAN 4 Mandailing Natal semakin matang dalam karakter, disiplin, kepemimpinan, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
(Jasuti)

