Februari 26, 2026

Puluhan Siswa SDN 4 Sukawening Belum Tersentuh Program MBG

Garut, Jawa Barat| Pelindungnegeri.my.id- Sebanyak 45 siswa SDN 4 Sukawening, Kampung Bangkonol, Desa Sukawening, Kabupaten Garut, diketahui belum menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto. Keterlambatan tersebut diduga akibat miskomunikasi dan lemahnya koordinasi di lapangan.

Persoalan ini mencuat setelah video yang diunggah kreator media sosial Teh Lulu viral, menyoroti belum diterimanya MBG oleh para siswa. Dalam unggahan tersebut, Teh Lulu meminta perhatian pemerintah agar hak siswa segera dipenuhi.

Kepala SDN 4 Sukawening, Onyas, membenarkan bahwa siswanya memang belum menerima MBG. Ia menegaskan pihak sekolah tidak terlibat dalam pembuatan video tersebut. Menurutnya, video itu merupakan inisiatif Komite Sekolah dan dilakukan saat jam istirahat.
Sementara itu, Kepala Desa Sukawening, Ali Agus, menyatakan pemerintah desa telah memfasilitasi mediasi dan memastikan persoalan tersebut segera ditangani agar penyaluran MBG dapat direalisasikan dalam waktu dekat.Pasca viralnya video, pihak dapur MBG dan sekolah melakukan pertemuan yang disaksikan Babinsa dan Ketua Komite Sekolah. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa penyaluran MBG untuk siswa SDN 4 Sukawening akan dimulai pada hari Senin.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG Maripari 02, Muhammad Fauzan, menyampaikan permohonan maaf dan mengakui adanya keterlambatan akibat keterbatasan operasional serta miskomunikasi. Ia memastikan SDN 4 Sukawening akan segera masuk dalam cakupan layanan MBG.

Diketahui, hingga saat ini SPPG Maripari 02 telah menyalurkan sekitar 2.600 paket MBG untuk kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita) di wilayah pelayanannya.
(Taem)

Berita Terkait